Letusan gunung kelud


Kamis malem saat sedang lelap2 nya tdur..ternyata gunung kelud memuntah kan laharnya…dan abu vulkaniknya kemana-mana….pagi2 terkejut ternyta smua jadi putiihhh… Berasa kayak tipi jan dulu deh… Ternyta sampe ke solo n jogja…dan lebih parah dr dulu pas merapi bledos…ini madiun jauh dr gunungnya tp kenanya aja kayak gini…dahsyaaatt… Dan bagusnya lagi kantor g libur..jadi brangkat k kantor pun penuh perjuangan melewati abu yg tebel di spanjang jlan… Trus pada berterbangan pula…wawawaaaa… Pdahl d kntor jg syepii pngunjung..service pun cuma 1 krna dah trlanjur booking service hri sblumnya… Hmmmm… Jd d kntor pun hnya krja bntar trus selebihnya ngobrol deh…tp untungnya sore madiun diguyur hujan jadi mngurangi debu brterbngn ituu…syukurlah… Semoga yg d tkp amn tentram smua yaa…amiennn…
image

DE EM ES..(derita membawa sengsara)


Malam malam gini masih di kantor itu sesuatu banget rasanya. Ini semua karena ulah DMS alias sistem yang dipake di kantor saia. Hmmm disaat mau closingan gini malah lemot of the year. Bayangkan tanggal 31 gini donk disaat dah pada mo tutup GL masak pake lemot segala, mana dikejar deadline dari pusat. Wowowoooww sekali rasanya pemirsa. Klo dipikir-pikir ya kayaknya kerja kok banyak banget ngeluhnya ya. Padahal ya diluar sana yang cari kerja tu usah lho, ini dikasih kerjaan dengan posisi yang sudah pas dengan gaji yang alhamdulilah posisi di rumah pula masih aja ngeluh lhoo. Manusiaa,,manusiaa…

Oke kali ini saia bukan mengeluh masaah kerjaannya tetapi sistem yang gak mau diajak kerjasama. Kenapa lemot disaat yang tidak tepat. Hmmm closingan slalu menghantui di akir bulan seperti ini. Rasanya kerja tu kayak gini lhoo. Ada seneng ada susah, seneng pas gajian apalagi refund yang di dapet banyak, bisa senyam-senyum sendiri tu liatin gaji. Tapi klo dah dikejar deaadline akir bulan trus sistemnya g mau diajak kerjasama, itu sangat membuat beteee alias stres tingkat akut.

Okelah cukup sekian dulu coret2nya yaaa

 

see uuu

BPK..BULOG..K-24 (eNd)


Akhirnya saia kembali menulis, setelah beberapa lama saya hanya upload video dan gambar-gambar di blog saia. Bukannya karena tidak ada ide, tapi karena kebanyakan ide dan bingung kapan mulai nulisnya malah jadi gak nulis-nulis. Oke kali ini saia mau melanjutkan cerita saia yang BPK..BULOG..n K-24 part end.

BPK,. Langsung saja ya saia dinyatakan tidak lolos tes tahap pertama. Ya sudah di ikhlaskan saja, toh memang masuk PNS itu banyak yang daftar dengan seleksi yang ketat. Saia pikir juga saia kurang maksimal dalam persiapan tes tersebut. Saia menanyakan teman-teman saia yang ikut tes bareng saia si Hanan  n Mela. Dan ternyata belum lolos juga. Oke guys masih banyak kesempatan yang lain kok. Ya walaupun ada sedikit rasa kecewa itu tapi mau diapakan lagi, berusaha stay cool.

BULOG,, setelah sekian lama pengumuman yang ditunggu-tunggu, akhirnya keluar juga hasilnya, pertama yang ngabarin si Andhika, katanya dah keluar di web dengan masuk ID masing-masing. Setelah buka webnya, masuk ke ID saia, dan tertulis saia tidak lolos untuk melanjutkan tes ke tahap selanjutnya alias gagal maning. Kali ini saia agak gak terima sih, pasalnya tes BULOG ini kemarin Cuma tes psikotes yang dibagi menjadi 2 sesi dengan sistem gugur. Dan saia, Hanan, Lilik, Andhika, Seno (orang-orang yang saia kenal) gak ada yang lolos. Wooowww padahal kalau tes psikotes alhamdulilah saia bisa melewatinya tapi kali ini mungkin karena banyak banget saingannya banyak juga yang lebih bagus dari saia kali ya. Tapi kata Lilik si Andan berhasil lolos dan kabarnya dy sudah bekerja di BULOG, selamat ya guys.

Terakhir ini adalah K-24.. Berawal dari mengikuti jobfair saat di Semarang, lalu bulan Juni dipanggil untuk tes interview yang pertama, lalu setelah 2 bulan kemudian dipanggil untuk interview selanjutnya dengan 4 orang (padahal katanya pengumuman 2 minggu ini 2 bulan), lalu lolos dan tes FGD, lalu lolos dan tes Psikotes, dan katanya semingguan ternyata hampir 2 bulan dan saat itu posisi saia sudah pindahan ke Madiun dan di telpon untuk tes finalisasi dan offering. Woooowww perjalanan yang panjang bukan. Setengah tahun ini namanya. Karena tes ini juga saia melewatkan mencoba tes trans corp waktu diadakan di UGM. Hmmmmm. Dan tau gak hasilnya, NIHIL. Jadi ceritanya kemarin saia ke Jogja untuk memenuhi panggilan tes ini. Sampai disana ada 9 orang dan kata mbak HRD nya hari itu kita d interview untuk yang terakir dan abis itu tekend kontrak. Waww, emang udah pasti keterimanya ya? Setelah presentasi singkat dari pak wawan mengenai penjelasan ntar pelatihan dulu sebelum jadi area manajer, blaa,,,blaa,..blaa, akhirnya dipanggil satu-satu sesuai urutan kehadiran. Dan saia urutan ke 7. Tapi berhubung yang urutan ke 8 itu masih bekerja dan harus ada meeting jadi minta dimajukan dulu. Dan jadi lah saia ke 8. Satu persatu di interview dan setelah itu ttd kontrak. Dari jam 11 an sampai akhirnya tiba waktu saia. Di interview, ditanya-tanya sebenernya sama seperti yang di HRD, tapi saia gak tau lah dan pas dipanggil P.wawan yang notabene untuk ttd kontrak. Apa yang dia lontarkan, “bagaimana tadi sulit interviewnya?” saia sih merasa biasa saja, entah saia yang kelelahan dan gak konsen atau mereka memang yang gak konsen nanya-nanya saia, entahlah. Dan ternyata dia mengatakan bahwa para user belum bisa mengambil keputusan tentang saia. WHAT!! Seperti di banting dari langit ke-7. Bukan jatuh lagi tapi diBaNTing!! Raut Wajah saia masih berusaha saia pertahankan stay cool, tidak berubah, masih tersenyum dan mengangguk-angguk. Dan intinya hari itu saia tidak ttd kontrak dan akan dihubungi dalam waktu seminggu antara lolos atau tidaknya. Tau gak mental saia ini sudah bolak balik gagal dan itu sebenarnya sudah membuat saia kurang percaya diri, dan agak rapuh (halaaaah). Iya klo kayak gelas kaca, dah jatuh berkali-kali tapi belum pecah saking kuatnya tapi memang sudah retak. Dan karena kejadian ini saia pikir gelas itu benar-benar pecah karena tidak hanya jatuh tapi dibanting. Sudah banyak retakan tiba-tiba dibanting ya jelas pecah..ambyarr..end. Gak tau ya respon saia ini berlebihan atau tidak. Tapi saia merasakan itu. Hmmmmm.. Yasudahlah berusaha tegar,, berusaha stay cool,, dan terus berusaha itu kata-kata yang tepat untuk saia pribadi saat ini. Selalu percaya Allah selalu memberikan yang terbaik buat hambanya. Amieen. Jadi cukup sekian tulisan saia kali ini. Intinya BPK..BULOG..K-24 lost,.,, byee..

KPK, Pemberantasan Korupsi “Andai aku menjadi ketua KPK”


 

Seperti yang kita tahu di Indonesia telah terjadi banyak sekali kasus korupsi. Ini dari pejabat-pejabat yang riskan sekali untuk melakukan korupsi karena jabatan dan otorisasi yang dia salah  gunakan sampai dengan anak-anak kecil yang mungkin dari kecil tidak ditanamkan pengetahuan bahwa tindakan korupsi itu tidak baik. Seperti yang pernah saya baca, Negara indonesia termasuk negara yang melakukan tindakan korupsi paling banyak se Asia. Menurut survei dari 182 negara yang paling korup di dunia, Indonesia menempai urutan ke 100. Wooww, itu termasuk peringkat yang memalukan. Jika peringkat itu untuk memenangkan lomba olimpiade atau olahraga, itu adalah suatu kebanggan, dan mengharumkan nama bangsa Indonesia, tapi Jika peringkat ini sebagai peringkat negara terkorupsi apakah membanggakan? Kalah dengan negara tetangga, yakni Singapura dan australia yang masuk dalam 10 besar Negara dengan tingkat korupsi terendah. Negara lain bisa kenapa Indonesia tidak bisa. Sekali lagi mungkin ini karena didikan dari kecil yang tak menanamkan anti curang atau anti korupsi sedini mungkin dan sanksi yang diberikan pada para koruptor yang tidak membikin mereka jera.

Disinilah peran KPK yaitu Komisi pemberantasan korupsi bertindak tegas untuk memberi sanksi yang setimpal agar mereka merasa jera, kapok, dan malu, atas tindakan memalukan yang telah mereka lakukan. Memberantasnya pun dilakukan benar-benar hingga ke akar. Seperti mencabuti rumput liar harus se akar-akarnya agak tidak tumbuh lagi, karena jika hanya dipotong rumputnya saja, maka dalam hitungan hari dia akan tumbuh lagi malah mungkin semakin lebat, ini juga diterapkan untuk memberantas para koruptor.

Sebagai contoh yang pernah saya alami saat saya masih sekolah saya pernah menjabat sebagai bendahara II di kelas, saat waktu itu sedang diadakan lomba membuat nasi kuning untuk seluruh kelas, jadi setiap kelas harus mengirimkan nasi kuning untuk dilombakan lalu dinilai. Otomatis satu kelas harus patungan mengumpulkan uang untuk membeli segala macam bahan yang dibutuhkan untuk membuat nasi kuning beserta lauk pauknya tersebut. Dengan asumsi harga-harga yang kita tahu, terkumpullah uang tersebut. Ini dengan perjanjian kalau ada lebih akan dimasukkan ke dalam kas kelas. Yang mengurusi hanya sebagian anak, termasuk saya, dan kami bertugas untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan, kebetulan kami membeli bahan jadi karena tidak ada yang bersedia untuk memasak. Saat itu kami diberi uang untuk membeli bahan, saya kebagian membeli sebagian lauk. Nah ada teman saya yang saat waktu itu kebagian membeli nasi kuning, diberi uang yang menurut kami itu cukup malah lebih karena kami membeli nasi kuning di tempat biasa kami membeli nasi kuning, jadi tahu perkiraan harganya. Setelah sudah smua balik ada yang mngembalikan kelebihan uang, berhubung uang yang diberikan ke saya kurang walau tidak banyak, jadi saya tombokin dulu jadi saya tidak ada kelebihan uang, tadinya saya mau meminta uang kepada yng bertugas untuk membeli nasi kuning itu tetapi kata dia uangnya kurang dan dia tombok, sebenarnya kami bingung, sepertinya harga nasi kuning belum naik, tapi ya sudahlah saya juga kurang. Sudah terkumpul dan kami mulai menyiapkan untuk dilombakan.

Hari sudah terlewati kelas kamipun tak mendapat juara. Dua hari kemudian saya dan teman saya makan di temapat nasi kuning langganan kami, dan ternyata harganya masih sama, wah, disini saya tau teman saya yang bertugas membeli nasi kuning tempo hari itu berbohong kepada kami, karena dia tidak tau kami sering makan di tempat itu, lalu kami hanya menyimpulkan saja itu sebagian kecil tindakan korupsi atau tidak jujur. Dari sini saya mulai tau, tindakan curang sekecil apapun harus dihindari sedini mungkin agar tidak membesar pada akhirnya.

Dan Jika saya menjadi Ketua KPK, maka saya akan membuat kebijakan yang tegas ata sanksi yang akan mereka terima, dan sanksi ini tidak main-main, yaitu:

  1. Menyelidiki setiap kasus korupsi secara detail sampai ke akar, siapa saja yang terlibat dan menerima uang yang di korupsi, disimpan di mana uang itu, di Bank mana, dengan cara apa, baik secara manual ataupun dengan tekhnologi IT yang canggih harus diselidiki semaksimal mungkin. Jadi perbaikan para penyidik juga akan dilaksanakan, seperti memberi pelatihan yang sangat eksklusif agar menjadi para penyidik yang sanngat terampil baik dengan cara manual atau pun dengan cyber skill, karena tekhnologi sudah canggih tidak dipungkiri para koruptor juga semakin canggih melakukan aksi korupsinya melalui dunia cyber tersebut, dengan anggapan tidak akan terdeteksi, maka dengan adanya pembekalan pengetahuan tentang hal-hal tersebut bagi para penyidik dimaksudkan akan terdeteksi semua kegiatan korupsi dengan cara apapun.
  2. Jika sudah benar-benar terdeteksi maka harus segera dimiskinkan harta si tersangka, benar-benar di nol kan uangnya, disita rumah dan segala isinya, diberhentikan dengan tidak hormat dari pekerjaan (kalau bisa satu kantor mengetahui alasan mengapa dia dipecat, yaitu karena KORUPSI), lalu sisakan uang Rp10.000,- dan pakaian 2 biji saja (jadi jika yang satu dipakai yang satunya dicuci, bolak balik cuci kering pake.)
  3. Lalu diberi hukuman pelayanan sosial, menurut saya hukuman penjara itu tidak membuat jera para koruptor sepertu kita tau kasus Artalyta yang menyulap penjara menjadi kelas VVIP. Fasilitas penjara seketika berubah menjadi fasilitas hotel bintang lima. Padahal sudah terbukti dia melakukan tindakan korupsi, yang sama saja mencuri yang bukan haknya dengan nominal yang besar. Pencuri ayam saja yang dengan alasan untuk membeli susu anaknya karena tidak memiliki uang dianiaya habis-habisan oleh masa, lalu dipenjarakan pula, tetapi ini pencuri uang rakyat yang jelas-jelas dia punya uang masih mencuri kenapa diperlakukan seperti Raja. Jadi saya akan membuat peraturan untuk mengadakan hukuman pelayanan masyarakat, seperti bekerja di rumah sakit, puskesmas, panti jompo sebagai tukang kebersihan misalnya dengan menggunakan pakaian dinas bertulisan “saya koruptor dan saya pencuri uang rakyat” agar dia benar-benar merasa malu.
  4. Kalau bisa sebagai hukuman tindak perbuatannya tidak hanya dia yang menanggung tapi keluarganya juga harus menanggungnya. Jadi benar-benar seorang koruptor harus diperlakukan serendah mungkin agar mereka merasakan malu, semalu-malunya atas tindakan yang telah mereka buat, yaitu KORUPSI. Tindakan ini supaya mereka bagi si tersangka maupun keluarga yang juga merasakan hasil uang dari korupsi akan dikucilkan oleh orang-orang sekitar, dan mereka sadar tindakan yang diperbuat itu adalah SALAH.
  5. Karena di Negara Indonesia ini masih kaya akan lahan kosong yang  masih subur, maka sebaiknya para koruptor dan kuluarganya di tempatkan  di tempat tersebut berbekalkan alat bertani/berkebun, bibit tanaman, dan sembako secukupnya (semepetnya) untuk bekal mereka selama menunggu hasil tani yang mereka tanam, lalu mereka disuruh berkebun di bawah pengawasan petugas KPK. Resikonya jika dia tidak mau melakukannya dia akan mati dengan sendirinya, karena sembako yang diberikan untuk mereka di-pas-kan sehingga mereka harus bergantung pada hasil tani mereka, maka mau tidak mau mereka harus melakukan kegiatan bertani/berkebun untuk bertahan hidup. Lagipula dengan cara hukuman seperti ini lahan-lahan kosonng subur yang ada di Indonesia akan tambah semakin subur.
  6.  Terakhir cara ini merupakan cara optional, yaitu disa dengan bimbingan secara spiritual. Hal ini dimaksudkan untuk menyadarkan si tersangka secara lahiriah dan batiniah, dilihat dari agama, semua agama, bahwa tindakan merampas apa yang bukan haknya itu adalah tidakan yang salah. Jadi para tersangka diasingkan ke suatu tempat yang disana jauh dari hiruk pikuk keramaian kota, tapi ditujukan untuk fokus bimbingan spritual.

Sekali lagi kita harus mulai memberantas korupsi dari sekecil apapun itu. BASMI KORUPSI!!

Rokok


 

Rokok.. Kalau denger kata rokok pasti udah negatif. Orang ngerokok terkesan tidak baik dan tidak sehat, apalagi yang kecanduan dan klo ngerokok dah kayak lokomotif kereta jalan saking ngebulnya. Terus asapnya yang bikin orang sekitar gak nyaman dan merugikan karena para penghisap asap rokoknya itu sudah seperti perokok walau pasif dan kadang akibatnya bisa lebih berbahaya dari yang merokok secara aktif. Biasanya yang merokok tu rata-rata kaum adam alias para lelaki ya. Tapi gak jarang juga kok para cewek bahkan ibu-ibu ada yang merokok. Sekarang dah emansipasi rupanya. Ya memang sih sebenernya itu semua bener. Rokok itu gak baik, bikin paru-paru juga jadi membusuk item gak jelas belum ntar klo dah yang akut terserang kanker paru-paru. Merugikan orang lain juga, gak ngerokok tapi kena akibatnya, kan rugi amat yak. Btw tau gak asal mula penemuan rokok.

Jadi Bentuk paling awal dari rokok telah dibuktikan di Amerika Tengah sekitar abad ke-9 dalam bentuk alang-alang dan tabung merokok. The Maya , dan kemudian Aztec , asap tembakau dan obat-obatan psikoaktif berbagai ritual keagamaan dan sering digambarkan imam dan merokok dewa pada tembikar dan ukiran candi. Rokok, dan cerutu, adalah metode yang paling umum dari merokok di Karibia, Meksiko dan Amerika Tengah dan Selatan sampai belakangan ini.
Selatan dan Tengah Amerika digunakan bungkus rokok berbagai tanaman; ketika dibawa kembali ke Spanyol, pembungkus jagung diperkenalkan, dan pada abad ketujuh belas, kertas halus. Produk yang dihasilkan disebut papelate dan didokumentasikan dalam Goya lukisan s ‘La Cometa, La Merienda en el Manzanares, dan El juego de la pelota a pala (abad ke-18).

Pada 1830, rokok telah menyeberang ke Prancis, di mana ia menerima nama rokok, dan pada tahun 1845, monopoli tembakau negara Perancis mulai memproduksi mereka. Dalam George Bizet opera Carmen , yang didirikan di Spanyol pada tahun 1830-an, judul karakter Carmen pada mulanya seorang pekerja di pabrik rokok.


Di dunia berbahasa Inggris, penggunaan tembakau dalam bentuk rokok menjadi semakin populer selama dan setelah Perang Krimea , ketika tentara Inggris mulai meniru mereka Turki Ottoman kawan-kawan dan musuh Rusia. ini dibantu oleh pengembangan dari tembakau yang cocok untuk penggunaan rokok, dan dengan perkembangan industri ekspor rokok Mesir .
rokok meluas Barat sebagian besar merupakan fenomena abad ke-20 – pada awal abad ke konsumsi per kapita tahunan di Amerika Serikat adalah 54 rokok (setara dengan kurang dari 0,5% dari populasi merokok lebih dari 100 batang rokok per tahun ), dan konsumsi di sana mencapai puncaknya di 4.259 per kapita pada tahun 1965. Pada waktu itu sekitar 50% pria dan 33% perempuan merokok (didefinisikan sebagai merokok lebih dari 100 batang rokok per tahun). Pada tahun 2000, konsumsi telah jatuh ke 2.092 per kapita, sesuai dengan sekitar 30% pria dan 22% dari wanita yang merokok lebih dari 100 batang rokok per tahun, dan pada tahun 2006 konsumsi per kapita telah menolak untuk 1.691; menyiratkan bahwa sekitar 21% dari populasi mengisap rokok 100 atau lebih per tahun.
Selama Perang Dunia I dan Perang Dunia II, rokok yang dijatah kepada tentara. Selama paruh kedua abad ke-20, pengaruh kesehatan yang merugikan dari rokok mulai dikenal secara luas dan hanya kesehatan peringatan-teks itu menjadi biasa pada paket rokok. Amerika Serikat belum menerapkan label peringatan rokok grafis, yang dianggap sebagai metode yang lebih efektif untuk mengkomunikasikan kepada masyarakat bahaya merokok. Kanada, Australia, dan Selandia Baru, bagaimanapun, telah baik peringatan tekstual dan grafis visual menampilkan gambar, antara lain, penggunaan efek tembakau telah merusak pada tubuh manusia.
rokok telah berkembang banyak sejak konsepsinya, misalnya, pita tipis yang melintang perjalanan ke “sumbu merokok” (sehingga membentuk lingkaran sepanjang rokok) adalah bagian alternatif kertas tipis dan tebal untuk memfasilitasi pembakaran efektif bila sedang ditarik, dan menghambat pembakaran saat istirahat. Sintetik particulate filter menghapus beberapa tar sebelum mencapai perokok.

Itu cerita singkat hasil googling saya, ada sih yang panjang Cuma kepanjangan ntar males baca. Btw saya bingung dengan orang-orang yang bisa kecanduan merokok sampai gak bisa berhenti. Bisa kok buktinya Ayah saya termasuk pecandu rokok jaman masa mudanya sampai menikahpun kadang-kadang masih merokok sampai akhirnya waktu mau naik haji dia mulai berhenti merokok dan alhamdulilah sampai sekarang. Bisa asal ada niat yang besar semua tu pasti bisa.

Saya mau cerita, jadi singkat cerita saya penasaran sama yang namanya rokok. Apa yang bikin orang-orang yang sudah ketagihan rokok kok pasti tiap habis makan, ato klo lagi ngumpul-ngumpul pasti deh ngebuull. Akhirnya jaman SMA saya nyoba. Hmmm pertama rasanya itu lluar biasa gak enak. Bisa bayangin kita terkepung di asap kenalpot, ya kayak gitu deh, isapan pertama bikin batuk gak jelas,,huueeekkss.. Kenapa orang bisa enjoy dengan rokok mereka. Tapi saya masih penasaran sih, itu beberapa merek rokok akhirnya saya coba, dari yang biasa sampe yang mentol sampe yang ada rasa capucino dkk. Akhirnya saya tau rasanya rokok. Tapi tetep gak dapet nikmatnya. Jadi sekedar bisa tapi tak kecanduan (alhamdulilah). Tau gak kenapa tiba-tiba saya bahas tentang rokok? Karena waktu lagi beres2 kamar critanya kan mau packing pindahan nih. Eh nemu deh.. sepertinya memang baru beberapa bulan yang lalu saya terakir merokok. Hahahaaa… mbandel gak jelas ini. Saya tau gak baik makanya gak dibuat nyandu. So bagi para perokok aktif yang sangat aktipp mulai kurangi lah ya.. paru-parunya di eman2. 🙂